Minggu, 02 Juni 2013

Menyimpan Makanan Beku Agar Tetap Terjaga Kualitasnya

Apakah Ibu tidak punya cukup waktu untuk memasak sehingga sering kali menyimpan persediaan makanan beku di lemari pendingin rumah? Tentu saja hal ini tidak asing lagi, karena saat ini makanan beku menjadi pilihan, karena praktis dan mudah dimasak (tanpa harus menambah bumbu lagi).

Namun tahukah, Bu, kalau cara penyimpanan makanan beku ini apabila tidak benar, maka akan merusak dan menurunkan nilai gizi yang ada pada makanan tersebut? Lalu bagaimana agar kualitas makanan tersebut dapat terjaga dan tahan lama? Berikut adalah beberapa caranya:

1. Suhu pembekuan harus tepat dan proses pembekuannya harus higienis. Idealnya, sebelum diolah, makanan beku harus selalu disimpan di suhu minus 40 derajat Celcius atau sesuai dengan yang tertera pada kemasan.

2. Coba perhitungkan jarak antara tempat Anda membeli makanan beku sampai ke rumah Anda. Apabila jarak cukup jauh, baiknya membawa cooler box untuk menyimpan makanan beku tersebut selama perjalanan.

3. Hindari sering membuka dan menutup lemari es, ini dapat memengaruhi daya simpan makanan beku tersebut.

4. Membeli kemasan keci atau sekali pakai sangat dianjurkan. Atau apabila membeli dalam ukuran besar, sebaiknya dipisahkan terlebih dahulu yang akan diolah ke dalam wadah kedap udara, sehingga tidak perlu bolak balik membuka kemasan.

5. Biasanya ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan untuk mencairkan makanan beku dengan membiarkannya pada suhu ruang atau merendamnya dengan air panas. Ini sangat tidak dianjurkan, karena kuman dapat tumbuh pada kondisi tersebut. Sebaiknya pindahkan makanan beku tersebut ke dalam bagian dalam lemari pendingin (bukan di freezer) pada malam sebelumnya, agar meleleh sempurna.

Bagaimana, Ibu? Mudah bukan untuk menjaga kualitas bahan makanan beku Anda agar tetap terjaga? Semoga tips ini dapat bermanfaat. :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar